Kasus Racun Kucing Madiun Menempuh Jalur Mediasi

465

Setelah melalui berbagai pemeriksaan, kasus racun kucing Madiun yang dilakukan HS, berakhir dengan mediasi.

kasus kucing diracun - Kasus Racun Kucing Madiun Menempuh Jalur Mediasi
Pecinta Kucing mendatangi polsek Geger, Madiun untuk melaporkan kasus pembunuhan keempat ekor kucing kucing milik Winarsih.

Kucinglucu.net – Masih ingat beberapa waktu lalu tentang kasus kucing milik aunty Winarsih yang diracun tetangganya sendiri, HS (44) ?. Winarsih yang tidak terima karena kucingnya meninggal, bersama dengan komunitas pecinta kucing lain mendatangi Polsek Geger, Madiun untuk melaporkan pelaku.

(Baca sebelumnya: Bunuh Kucing Tetangga, Warga Madiun Dilaporkan ke Polisi).

Setelah melalui berbagai proses dan pemeriksaan, akhirnya kasus tersebut berujung dengan mediasi. Dan pelaku dikenakan denda untuk mempertanggung-jawabkan tindakannya.

Seperti diberitakan dari kiriman Bimbim Cat selaku pengurus di Forum Diskusi Perawatan Kucing Clow, sebelumnya saat dipertemukan, keduanya diberikan 2 pilihan.

kasus racun kucing - Kasus Racun Kucing Madiun Menempuh Jalur Mediasi
Pelaku disamarkan wajahnya untuk kode etik.

Pilihan pertama adalah dengan menempuh jalur mediasi atau upaya perdamaian. Sedang pilihan kedua adalah tetap melanjutkan kasus untuk tuntutan pidana sesuai pasal 302 atau 406.

“Jika pilihan 2 diterapkan, maka kami (CLOW) wajib melakukan pemeriksaan cek lab atau visum kepada mayat kucing. Untuk memastikan apakah kucing tersebut benar mati karena racun yang sama atau sebab lain”

Dikarenakan pilihan kedua yang membutuhkan banyak waktu dan biaya yang tinggi, akhirnya pihak pelaporpun dengan berat hati mencabut kasusnya dan memilih berdamai. Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku harus membayar sanksi berupa denda. Denda tersebut nantinya akan dialokasikan untuk shelter dan rescue.

Meskipun dinyatakan menang, namun dari ada kekecewaan yang terselip.

“Dalam kasus ini kami (CLOW) tetap menang, namun bukan kemenangan seperti ini yang saya mau”. Tulisnya.

 

Komentarmu Apa?