Xiaomi Mi Air Purifier 3C Untuk Mengatasi Bau dan Bulu Kucing

Xiaomi Mi Air Purifier 3C Untuk Mengatasi Bau dan Bulu Kucing

 

Menggunakan Air Purifier Selain membersihkan dan menghasilkan udara yang lebih baik, Xiaomi Mi Air Purifier 3C merupakan solusi untuk Mengatasi Bau dan Bulu Kucing. Namun sayangnya, pembersih udara tidak sensitif terhadap tungau yang hidup di karpet dan tempat tidur. Nah, dalam hal ini yang lebih penting lagi adalah menjaga kebersihan rumah dengan rajin menyedot debu.
Sejak tahun 2020, Xiaomi di Indonesia merilis setidaknya dua produk air purifier di Indonesia kemarin. Model terbarunya adalah Mi Air Purifier 3C yang dibanderol hanya Rp 1,799 juta. Layaknya produk Xiaomi, Mi Air Purifier 3C memiliki spesifikasi menarik namun dengan harga yang terjangkau. Salah satu fitur yang sulit ditemukan dengan harga ini adalah Mi Air Purifier 3C menawarkan konektivitas WiFi dan dapat dikendalikan dari jarak jauh dari ponsel kita. Walaupun Xiaomi merupakan pemain baru di pasar air purifier di Indonesia, namun sejauh ini saya sangat terkesan dengan fitur dan performa dari Mi Air Purifier 3C.

Ringkasan Xiaomi Mi Air Purifier 3C

Mi Air Purifier 3C adalah pembersih udara yang layak dengan fitur menarik, terutama kontrol smartphone. Harga air purifier sendiri dan harga penggantian filternya cukup irit di kelasnya.

Kelebihan

  • Dapat dikontrol melalui handphone
  • Harga ekonomis
  • Bentuk yang ringkas

Kekurangan

  • Filter jaring debu menyatu dengan filter HEPA dan karbon

 

Desain Xiaomi Mi Air Purifier 3C

Berbeda dengan pembersih udara Samsung AX40 yang saya ulas sebelumnya, Mi Air Purifier 3C kompak dan ringan. Penjernih udara ini berbentuk kotak ramping, panjang tiap sisi 24 cm dan tinggi 52 cm, kira-kira di bawah lutut orang dewasa. Beratnya hanya 4,6kg, sehingga mudah dipindahkan. Rangka dan cangkang Mi Air Purifier 3C terbuat dari plastik. Meski tidak terasa canggih saat disentuh, setidaknya enak dipandang.

Tampilan

Mi Air Purifier 3C mengadopsi desain minimalis, berbalut warna putih, cocok ditempatkan di berbagai tipe ruangan tanpa mencolok. Untuk penempatan air purifier ini, Xiaomi merekomendasikan untuk memberi jarak sekitar 20cm pada keempat sisi air purifier, agar dapat berfungsi lebih baik. Ada lubang kecil di setiap sisi bagian bawah penjernih udara, yang dapat menyedot udara dari segala arah. Terdapat sensor laser di bagian belakang untuk mendeteksi partikel PM2.5.

Layar LED Digital

Terdapat layar LED digital di bagian depan yang dapat menampilkan berbagai informasi seperti konsentrasi partikel PM2.5, mode pengoperasian air purifier, dan status koneksi WiFi. Ada dua tombol di bagian atas Xiaomi Air Purifier 3C. Sesuaikan kecerahan tampilan layar LED dan setel ulang WiFi dengan satu tombol. Tombol lain yaitu untuk mengubah mode pengoperasian dan untuk mematikan atau menghidupkan pembersih udara. Ada juga ventilasi udara di bagian atas yang dilindungi oleh gril pelindung. Ditambah dengan posisi kipas yang agak ke dalam, risiko jari tidak sengaja masuk ke area kipas tampak minimal.

Filter Xiaomi Mi Air Purifier 3C untuk Mengatasi Bau dan Bulu Kucing

Sambil mengangkat penjernih udara, tekan tombol kiri dan kanan untuk menggunakan filter Mi Air Purifier 3C. Xiaomi menggunakan filter berbentuk lingkaran pada air purifier ini yang terdiri dari tiga bagian yaitu filter debu, filter karbon yang menyerap gas dan bau, serta filter True HEPA yang menyerap partikel kecil dan bakteri.

Bentuk filter three-in-one terlihat sangat praktis, namun efek sampingnya agak sulit untuk membersihkan filter debu. Sesuai spesifikasi, kombinasi ketiga filter ini dapat memurnikan udara dari partikel PM dengan Clean Air Delivery Rate (CADR) sebesar 320 m3/jam. Seperti air purifier pada umumnya, filter screen Mi Air Purifier 3C perlu diganti secara rutin sesuai pemakaian, sekitar 6-12 bulan. Filter penggantinya relatif murah Rp 399.000.

Fitur dan Performa

Mi Air Purifier 3C memiliki 3 mode pengoperasian. Pertama mode otomatis yang diatur sesuai dengan tingkat polusi udara. Kedua mode malam yang memungkinkan pembersih udara bekerja dengan tenang. Dan ketiga mode manual yang mengatur tingkat kecepatan kipas melalui aplikasi pendamping. Untuk mengontrol dan melihat lebih detail air purifier ini, kita bisa melakukannya melalui aplikasi Xiaomi Home yang bisa dipasang di ponsel Android dan iOS.

Aplikasi Mi Home

Perangkat ini bisa terhubung dengan Google Home sehingga kita bisa menyalakan atau mematikan melalui Google Assistant. Fitur yang berguna dari Mi Air Purifier 3C adalah pengaturan kecepatan kipas secara manual. Mi Home menunjukkan perkiraan ukuran ruangan yang cocok untuk kecepatan angin tertentu, dan area jangkauan ruang maksimum adalah 40㎡. Kipas tidak berisik dalam mode kecepatan rendah, tetapi dapat berbunyi berisik dalam mode kecepatan tinggi. Dari aplikasi Mi Home, kita juga bisa melihat perkiraan waktu penggantian filter. Jadi kita bisa bersiap saat filter mendekati akhir masa pakai penggantinya tanpa perlu menebak-nebak.

Salah satu fitur canggih yang menguntungkan dari Mi Home adalah kita dapat mengatur Mi Air Purifier 3C untuk hidup atau mati secara otomatis pada waktu yang sudah kita tentukan. Ngomong-ngomong Xiaomi Air Purifier 3C ini saya pasang di ruang kerja saya, biasanya air purifier ini saya setting otomatis mulai pagi sampai jam tertentu. Jadi udara akan lebih bersih saat saya menggunakan ruang kerja yang bersih. Kenapa saya melakukan ini karena saya punya kucing di rumah dan debu otomatis suka beterbangan, sayangnya kebetulan saya alergi debu.

Kecanggihan Sensor Partikel PM2.5 untuk Mengatasi Bau dan Bulu Kucing

Mi Air Purifier 3C menggunakan sensor partikel PM2.5. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan AS, partikel udara dengan ukuran PM2.5 menimbulkan risiko tinggi bagi kesehatan. Untungnya, saat menggunakan Xiaomi Air Purifier 3C, indikator partikulat PM2.5 di rumah saya biasanya berwarna hijau, dan jumlahnya sekitar 20-30an, dan kualitas udaranya masih sehat.
Pernah saya membakar beberapa lembar kertas di halaman depan kamar saya untuk mensimulasikan polusi udara, dan indikator PM 2.5 langsung berubah menjadi jingga dan menunjukkan angka 110-an. Karena itu, Mi Air Purifier 3C bekerja lebih cepat secara instan dalam mode otomatis. Setelah menutup pintu dan jendela ruangan selama kurang lebih 7 menit, indikator PM2.5 kembali ke zona hijau, dan bau khas kertas terbakar menghilang.
Satu hal yang saya pedulikan adalah mode otomatis. Mi Air Purifier 3C sepertinya menggunakan indikator partikel PM2.5 untuk menentukan kecepatan kipas dalam mode otomatis, sehingga pembersih udara seringkali bekerja pada kecepatan kipas yang rendah. Nilai PM2.5 yang rendah di kamar saya adalah hal yang baik, tetapi karena saya juga membutuhkan penjernih udara untuk menyerap partikel debu yang besar, saya lebih banyak menggunakan mode manual dan menyesuaikannya dengan ukuran kamar saya.

Kesimpulan Xiaomi Mi Air Purifier 3C untuk Sobat Kucing Lucu

Mi Air Purifier 3C adalah pembersih udara yang layak dengan fitur menarik. Harga air purifier sendiri dan harga penggantian filternya cukup irit di kelasnya. Sejauh ini saya sangat puas dengan performa Mi Air Purifier 3C yang sangat cocok untuk orang yang ingin menggunakan ponselnya untuk mengontrol air purifier dari jarak jauh.
Kunjungi situs ini untuk mendapatkan perlekapan anabul kamu

Tinggalkan Balasan